ABG Berseragam

Cerita Dewasa Dengan ABG Berseragam

      No Comments on Cerita Dewasa Dengan ABG Berseragam

Panggil saja aku Renald, ABG ganteng dan bahkan sebagian teman-temanku mengatakan kalau
aku pantas jadi artis. Gimana tidak, aku tinggi, wajahku ganteng, tubuhku juga atletik,
hingga banyak cewek-cewek disekolahku naksir sama aku, namun aku hanya menanggapinya biasa
saja karena aku belum ada cocok. Hingga akhirnya orang tuaku pindah kota dan aku harus
ikut pindah sekolah juga dan aku belum mempunyai kenangan disekolahku yang lama, sungguh
malang banget nasibku ini.

setelah aku pindah disekolahkuyang baru, dengan bermodalkan wajahku yang ganteng tak sulit
aku mencari teman disana hingga aku mendapatkan teman dekat yang bernama Farida. Ceritanya
berawal dari sini, Hari pertama aku masuk kelas 3 aku di kenalin di salah satu kelas kalu
nggak salah 3 IPA aku orang pinter wajar masuk IPA hauahahhauah!!

Aku di kenalin sama guru aku n kepsek di kelas udah gitu aku di suruh duduk di samping
cewe yang langsung aku kenal namanya Farida tingginya sebahunya aku badannya sintel banget
payudaranya yang selalu buat aku ndisir melulu klo deket dia aku sempet tuker-tukeran no.
hp sama dia setelah aku tau dia kaya’ gimana aku coba aja jadian sama dia.
Aku jalan sama dia masih sampai sekarang dia klo deket aku rada” binal Napsuan bersyukur
banget aku dapet cewek macem gitu waktu itu pelajaran biologi, kebetulan gurunya nggak
masuk aku sama Farida ngobrol aja dipojok kelas.
Maklum tempat duduk aku sama dia di taro di pojok sama walas pertama aku sich nggak berani
ngapangapain dia di kelas tapi klo udah masuk ke mobil aku abis tuch cewe waktu itu aku
liat temen aku lagi cipokan di depan kelas balakng meja guru tiba” aja cewe aku ngomong
gini. ML Perawan HOT

“tuch rido aja berani masa’ kamu kalah sama dia??”
“ha? aku kalah

belum sempet selesai bibir aku di lahap sama Farida di bales aja dengan ciuman n sedotan
yang bikin dia ampun-ampunan sama aku. Farida sempet ngasih lidahnya ke aku. tapi aku
lepas ciumannya.
“kenapa??” aku bilang aja begini
“aku nggak mau maen lidah di kelas takut kelewatan”
“ya udah maen biasa aja”
Aku lanjutin ciuman aku di bawah bangku meja aku aku dorong ke depan supaya lebih luas aku
ngelakuin ciuman demi ciuman
“ahhhhhh ahhhh ndree”

Kata-kata itu selalu keluar dari mulutnya. Setelah aku puas ciumin tuch bibir, aku turun
ke bawah ke lehernya dia yang makin membuat dia kewalahan.
Dan tangan aku ngeremes” payudara dia yang ukurannya aku taksir 35 tau A B C D cuz setiap
aku tanya dia g pernah mau jawab aku remes tuch dadanya sampe dia kelojotan setelah aku
nandain tanda merah di lehernya dia ngeremes remes kontol aku yang membuat ni penis kagak
kuat lagi buat nahan di dalam kancut maupun masih make baju seragam.

Aku ngelakuin di dalam kelas aku tetep nggak gentar aku bukan resleting seragam aku n aku
keluarin tuch siADEK dan si Farida udah siap dengan mulutnya yang menganga aku sempet
nutupin dia pake jaket aku sehingga misalnya temen aku nanya aku bilang aja lagi sakit.
Jilatan demi jilatan dia beri untuk aku. isapan dia bikin aku nggak kuat lagi buat nahan
keluarnya mani aku. lidahnya bergoyang” di penisku dan.

akhhhhhhh crotttttt croooootttt crotttttttttttt” keluar mani aku. Farida membersihkannya
dengan mulutnya dan di kocok” trus di Penisku.

Selesai itu aku bersiin mulutnya dia pake tissue yang ada di kantongnya aku sama Farida
kembali berciuman freenc kiss,,, lidahnya dia ber gelugit” di dalam mulut aku.

Jam 12.00 aku balik sekolah sebelum aku gas mobil aku ke rumah aku di bilangan bekasi
nggak jauh dari rumahnya Farida aku bermain dadanya Farida dolo di mobil aku aku buka
kancing seragam pelan-pelan.

Di bantu Farida dengan napsu yang ganas Farida ngerti maksud aku and dia nge buka tali
BHNya dan 2 buah gunung merapi yang bakal mengeluarkan volcano gara isapan aku muncul di
depan aku. dengan napsu di ujung rambut aku isap puting susunya tangan kiri aku megangin
kepala belakang dia san tangan kanan aku ngeremes” dada yang satu lagi.

“ahhhhh. Renald pelan” donkkk Farida udah nggak bisa nahannnnn lagiiiii nehhhhhhhh”.
Puting Farida yang berwarna merah ke merah” mudaan tertelan abis oleh mulut aku and tiba”
aja tubuhhhhh Farida mejelijang seperti cacing kepanasan aku sedot trus dada Farida sampai
puting itu terasa keras banget di mulut aku Farida cuma diam dan terkulai lemas di mobil
aku aku liat parkiran mobil di sekolahan aku udah sepi Farida mengancingi baju seragamnya
satu aku bantu supaya cepet

Selama perjalanan pulang Farida tetap lemas dan memejamkan matanya aku kecup keningnya
sesampai di rumah aku, Farida bangun dan dia pengen ke kamar kecil aku suruh dy ganti
seragam dengan baju kaos yang dia bawa dari rumah sebelum berangkat kesekolah selesai dari
kamar mandi aku liat Farida nyopot BHnya terlihat jelas putingnya dan bongkahan susu
sebesar melon itu.
Belum sempat masukin baju ke tasnya dia dia aku dorong aku tempat tidur dan aku lahap
bibirnya dan dia membalas nya dengan penuh hot panas bercampur dengan napsu aku yang cuma
make bokser doank ke walahan tangan dy bermain” di selangakangan aku.

Aku bermain di leher dia dan aku buat cap merah lagi di lehernya aku sibak SMA negeri yang
hanya sampai lutut itu dy cuma make celana dalam G string dengan perlahan” dia nurunin
roknya dan dy hanya menggunakan celana dalamnya aku copot dan aku jilatin vaginanya.

”ahhhhhhhhhhhhhhhhhh. . Ndree.ahhh hhhhhhh” cuma kata” itu yang keluar daru mulutnya. aku
rasain vagina Farida semakin keras dan aku gigit kelentitnya dia terik semakin kencang
untung di rumah cuma da pembantu aku. “Ndree puasin akuwww dunkkkkkkk.” nggak pake cing
cong aku jilat n aku sodok” tuch vagina pake telunjuk aku.
“Ndree aku keluarrrrrrrrrrrrrrrr.” vagina Farida basah ketika di depan mata aku.

Di sedot sampai bersih tuch vagina udah gitu aku liat dia memegang bantal dengan keras.
aku deketin dia dan aku cium bibir dia. ternyata dia blum lemas.

Dia bangkit dan memegang kontol aku dan di kocokinnya sampe si ADEK mengacung sangat
keras. kontol aku di masukin ke mulutnya Farida di masukan di keuarkan sampai” di
sedotuhhhhhhhhh.

Nikmat banget yang sekarang dari pada yang di kelas tadi biji zakar aku juga nggak lupa
ikut ke sedot. pass biji aku di sedot rasanya aku pengen FLY kocokin Farida semakin panas
dan hisapannya semakin nggak manusiawi lagi wajahnya tambah maniss kalo dia sambil horny
begini.

Ahhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhh. crottttttttttttttttttttttttttt tt many aku tumpah semua ke
lantai kamar aku yang sisanya di jilatin Farida sampai bersuh aku bangkit dan menarik
tangan Farida aku ciumin dadanya aku kenyot”lagi putingnya sampai merah. aku cupang di
sebelah putingnya manis banget susunya membuat aku semakin napsu sama dia.
“Faridaku sayang masukinnn sekarang yach??”
“Ya udahhhh cepetannn aku dari tadi Nungggu kamu.”

Aku bertukar posisi Farida di bawah dan aku di atas sebelum aku masukan aku gesek” dolo di
depan vaginanya belum aku masukin aja Farida udah meringis” aku dorong perlan”

“Ndree pelan” sakit. nee”. di bantu dengan tangannya dia perlahan” kontol aku masuk baru
seperempatnya masukkk aku cabut lagi dannn aku sodok lagi dan akhirnya masuk semua. aku
lihat Farida sangat menderita tapi sepertinya dia seneng banget udah semuanya masuk aku
goyangin aku maju mundurin perlahan lahan.
Bokong Farida pun ikut bergoyang yang membuatku kewalahan. setelah beberapa menit aku
goyang” tiba” badan Farida mengejang semua. dan akhirnya Farida orgasme untuk ke tiga
kalinya

ku cabut kembali penis aku dan Farida berada di atas aku. Posisi ini membuat aku lebih
rileks. Farida memasukannya pelan-pelan. Digenggamnya penisku dan dimasukannya penisku ke
vaginanya. Dan blesssss ternanam semua di dalam vaginanya.
Badan Farida naik turun mengikuti irama Farida mengambil bantal yang da di sebelahnya dan
menarohnya di pala aku posisi ini membuat aku bisa ngerasaain 2 gerakan sekaligus aku
emut” kecil putingnya Farida dan meremas remasnya. bokong Farida terusss bergoyaanggg.

Ahhhhhhhhh ahhhhhhhhh. isappp teruss ndree” badan Farida mengenjang dan ” Renaldeee akuuu
pengen keluar lagi”.

”Akuuu juga pengennnnn selesaiiiiii metttt tahannnn sebentarrrrrrr lagi”. aku dan Farida
mempercepat permainan dan akhirnya”ahhhhh hhhhhhhhhhhhhhhhhhhh hhhhhhhhhh. aku keluar.
kata” itu yang mengakiri permainan ini

Sampai sekarang pun Farida tetep bermain sama aku. Kami tetap melakukan banyak hal. Dan
aku di tunangin sama Farida karena orang tua kami sama-sama setuju atas hubungan kami

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *